Alasan Timnas Argentina Kalah dengan Arab Saudi di Piala Dunia 2022

Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Argentina sadar bahwa Saudi tidak bisa dianggap sepele. Oleh karena itu, sehari sebelum pertandingan dia berusaha mencari tahu strategi yang akan diterapkan Saudi.

Tentu saja hal ini tidak mudah. Namun, sang pelatih adalah pelatih kelas dunia. Dengan koneksi dan pengalaman yang mumpuni, akhirnya dia bisa mendapatkan dokumen rencana strategi Saudi. Jangan bayangkan bagaimana dia sampai bisa mendapatkan dokumen yang sangat rahasia tersebut. Anda tidak akan pernah bisa membayangkan atau menebaknya.

Pendek kata, lalu dokumen itu dipelajarinya. Kemudian, di detik-detik terkahir sebelum pertandingan, dia memberi instruksi kepada beberapa pemain andalan. Tentu saja dengan tujuan untuk mengacaukan strategi Saudi yang sudah bisa dia baca.

Lalu kenapa Argentina kalah? Sang pelatih lupa kalau orang Arab nulisnya dari kanan ke kiri. Alhasil semua terbaca kebalik.

Sent by: e-ketawa posted on 25 November 2022

Jangan Pernah Melalaikan Orang Tua

Suara HP berdering beberapa kali. Aku bangun... lalu angkat dan jawab telepon masuk.

"Kaaak...!!" suara adik terdengar, "Pesan Ibu.. Kakak disuruh pulang sekarang... Penting. Ini soal bapak..."

Jantungku langsung berdegup kaget. Seketika itu juga aku langsung termenung... Ingat orang tua, terlintas wajah ayah yang sudah menua ... Ketika ayah menggendong aku ke sawah... Mengantar ke Surau untuk belajar mengaji.

Tidak terasa air mataku menetes... Ayah, maafkan aku, aku lalai... Belum bisa berbakti sepenuhnya kepada ayah. Apalagi membahagiakanmu.

"Ya Allah ampuni aku. Titip ayahku... Jaga kesehatannya dan panjangkan umurnya..."

Saat itu juga, dengan buru-buru, aku mengunci pintu rumah. Lalu langsung hidupkan motor dan berangkat. Sepanjang jalan, aku amat hati-hati dan tetap fokus ke ayah... Takut ada apa-apa...

Hatiku makin kecut dan ciut. Sampai di kampung, terlihat begitu banyak bendera kuning. Banyak orang berkerumun, meja dan kursi tertata rapi. Hati semakin gak karuan... Air mata sudah jatuh duluan, bercucuran... Bendera kuning sudah menandakan kejadian sesungguhnya...

Sampai di depan rumah, bendera kuning makin banyak. Motor aku sandarkan asal-asalan. Kakipun terasa makin berat untuk melangkah. Aku langsung merangsek masuk ke dalam rumah, tidak lagi memperhatikan tetangga yang berdatangan, karena hati sudah gak karuan...

Pas masuk... Ibu langsung merangkulku.

"Ujang... Bapakmu nak..."

Aku tak menjawab karena menahan tangis...

"Bapak kamu, Nak... Sekarang diangkat menjadi ketua GOLKAR..."

Sent by: e-ketawa posted on 26 October 2022

Membeli Otak di Toko Daging

Jono pergi ke toko daging, karena dia ingin membeli otak, jadi dia bertanya kepada pramuniaga: "Apakah Anda punya otak?"

Si pramuniaga berkata: "ya, kami punya."

Jono bertanya padanya: "dan apakah otaknya masih segar?"

Pramuniaga berkata: "ya, kemarin dia telah berhasil menyelesaikan teka-teki silang."

Sent by: e-ketawa posted on 08 October 2022

Global Intermedia
Primbon dot Com