Perkabungan yang Mendalam

Seorang pria menabur bunga di makam almarhum ibunya dan mulai berjalan kembali ke mobilnya ketika perhatiannya dialihkan ke orang lain yang sedang berlutut di depan sebuah kuburan.

Pria itu tampak berdoa dengan intensitas yang mendalam dan terus mengulangi, "Mengapa anda harus mati? Mengapa anda harus mati?"

Pria tadi mendekatinya dan berkata, "Pak, saya tidak ingin mengganggu kesedihan pribadi anda, tetapi apa yang anda tunjukkan ini sepertinya lebih sakit dari yang pernah saya lihat sebelumnya. Untuk siapa anda meratap begitu dalam? Seorang anak? Orang tua?"

Pria yang berkabung ini mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri, lalu menjawab, "Suami pertama istri saya."

Sent by: e-ketawa posted on 29 April 2016

Menemukan Tas di Mal

Seorang wanita kehilangan tasnya di mal. Seorang anak muda yang jujur menemukannya dan mengembalikan kepadanya.

Mencari di tasnya, dia berkata, "Hmm, ini sangat aneh. Ketika saya kehilangan tas saya, ada uang 100 ribu rupiah di dalamnya. Sekarang kok ada 5 lembar uang 20 ribuan."

Anak itu menjawab, "Sejarahnya memang agak aneh juga. Terakhir kali saya menemukan sebuah tas wanita, dia tidak memiliki uang kecil untuk hadiah..."

Sent by: e-ketawa posted on 29 April 2016

Diejek Ibu Mertua

Ketika Roni pulang dari kantor, istrinya, Wati, menangis.

"Ibumu mengejek aku," kata wati terisak.

"Ibuku? Bagaimana dia bisa melakukan itu ketika dia sedang berlibur di luar negeri?" Roni bertanya.

"Aku tahu. Tapi pagi ini ada surat pos yang ditujukan kepadamu. Aku membukanya karena aku penasaran."

"Lalu?"

"Pada akhir surat itu tertulis, 'Wati sayang, bila kamu telah selesai membaca surat ini, jangan lupa untuk memberikannya kepada anakku.'"

Sent by: e-ketawa posted on 27 April 2016

Global Intermedia
Primbon dot Com