Kisah Mukidi Supir Perusahaan

Seorang direktur sebuah perusahaan sering sekali berantem dengan istrinya, dan dia bingung tidak tahu kenapa, namun istrinya selalu marah-marah. Direktur ini iri melihat kehidupan supirnya, Mukidi, yang rukun sekali dan hidup mesra bersama istrinya. Melihat hal itu, pada suatu waktu dia curhat dengan Mukidi.

Direktur: "Mukidi, kamu kok bisa rukun sekali dengan istrimu, tidak seperti saya. Kamu lihat sendiri tiada haritanpa keributan. Apa sih rahasianya?"
Mukidi: "Kami sih biasa-biasa saja, Bos. Hanya saja, saya sering membuat kejutan-kejutan kecil..."
Direktur: "Kejutan kecil seperti apa?"
Mukidi: "Misalnya begini, Bos. Saya sering tiba-tiba memukul pantatnya dari belakang, dengan diam-diam..."

Hari itu Direktur sengaja pulang lebih awal, sampai di rumah ternyata istrinya sedang masak di dapur. Sambil diam-diam Direktur ini masuk ke dapur dan memukul pantat istrinya dari belakang.

Tanpa menoleh ke belakang, istrinya kemudian teriak, "Mukidi, kamu nakal ya.."

Sent by: e-ketawa posted on 29 August 2016

Mencoba Gaun Baru

Seorang istri sedang mencoba gaun yang baru dibuatnya di salah satu penjahit terkenal. Lalu dia bertanya kepada suaminya.

Istri: "Menurut mas, kira-kira kelihatannya seperti apa?"
Suami: "Kalau dari rambut, seperti gadis yang berusia 18 tahun, kalau wajah seperti gadis berusia 20 tahun, dan body seperti gadis 22 tahun."
Istri: "Wah,kamu itu lho, menyanjungnya terlalu. Terus, kalau dari keseluruhan bagaimana?"
Suami: "Tinggal dijumlahkan saja, to..."

Sent by: e-ketawa posted on 24 August 2016

Bisnis Truk Derek

Seorang pengendara mobil, setelah macet dan terjebak di jalan berlumpur, membayar mobil derek sebanyak Rp.500.000 untuk menariknya keluar dengan truk dereknya.

Setelah mobilnya berhasil keluar dari lumpur dia berkata kepada tukang derek, "Dengan harga tersebut, saya berpikir anda akan cepat kaya jika membantu menarik mobil yang terjebak lumpur siang dan malam."

"Tidak bisa," jawab tukang derek, "Pada malam hari saya mengangkut air untuk disiramkan ke dalam kubangan lumpur itu."

Sent by: e-ketawa posted on 22 August 2016

Global Intermedia
Primbon dot Com