Membeli Lilin

Seorang Mama nampak bergegas memasuki kantor PLN Timika, tergopo-gopo ia segera menghampiri loket pembayaran.

Maklum tanggal tersebut adalah tanggal 20 yang jadi tanggal "keramat" bagi konsumen listrik, karena merupakan batas akhir pembayaran, sehingga sejak pagi banyak masyarakat yang telah antre.

Ketika tiba giliran si Mama, dari dalam loket keluar suara merdu menyapa :

"Mama, mo bayar listrik kah ?"

"Iyo...anak, Mama mo bayar listrik sebab su tanggal 20. Kalo tara bayar, nanti PLN dong kase putus Mama pu listrik dirumah. Anak, mama bayar berapakah ?"

Setelah memeriksa rekening pembayaran sebentar, dengan gesit si kasir kemudian menyodorkan sehelai kwitansi : "Bulan ini Mama bayar 100.000 Rupiah.."

Si Mama menerima kwitansi tersebut, kemudian mengembalikannya lagi ke kasir dengan membungkus beberapa lembar uang pembayaran listrik didalamnya, tapi si kasir sangat terkejut.

"Mama...uang yang mama bayar ini Cuma 70.000 rupiah saja, masih kurang 30.000 rupiah lagi"

"Ah itu su pas Nona, sebab yang 30.000 rupiah itu Mama pake untuk BELI LILIN kalo Listrik mati"

Sent by: Wakum, Fredrik posted on 11 September 2008