Anak Bayi Mirip Bapaknya

Istri Jenderal yang usianya jauh lebih muda telah melahirkan seorang anak lelaki. Jenderal itu ingin tahu paras putanya mirip siapa, maka ia buru-buru mengutus ajudannya pergi ke rumah sakit bersalin untuk menyelidikinya. Sekembalinya dari rumah sakit, ajudan berkata kepada jenderal: "Paras anak itu mirip sekali dengan paras Bapak!"

"Kalau begitu yah tak salah. Nah, laporkan keadaannya yang lebih terinci kepadaku."

"Jika dilihat dengan cermat, putra Bapak berkepala plontos, tidak berambut; perutnya sangat gede, doyan makan dan doyan minum; sehari-harinya jika bukan tidur ya tahunya menangis dan ribut-ribut; di samping itu ada sekelompok orang senantiasa mondar-mandir mengelilinginya." Lapor si ajudan.

Sent by: Peter Tan posted on 01 September 2014

Kota dengan Nama Terpanjang di Dunia

Seorang pria dan istrinya sedang berkendara melalui pedesaan Welsh yang indah suatu hari ketika mereka menemukan sebuah rambu-rambu yang dibaca
"Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch" (kota dengan nama terpanjang di dunia).

Suami membaca nama kota itu dan istrinya tertawa.

"Tidak begitu cara mengucapkannya", katanya dan istrinya mencoba untuk mengatakannya sendiri. Suaminya tertawa dan mereka mulai berdebat bagaimana mengucapkan
nama kota itu.

Nah perdebatan segera menjadi panas dan datang waktu untuk makan siang. Mereka masuk ke sebuah restoran di kota yang namanya menjadi bahan perdebatan itu. Ketika mereka menyelesaikan tagihan mereka, istri berkata kepada kasir,

"Maaf, tapi maukah anda menyelesaikan perdebatan antara suami saya dan saya? Bisakah Anda mungkin mengucapkan nama di mana kita sekarang ini berada, hanya saja mohon melakukannya dengan sangat sangat perlahan-lahan."

Kasir mencondongkan tubuh ke depan dan mengatakan..

"Buuuurrr... ggeeerrrr... Kiinngggg..."

Sent by: e-ketawa posted on 01 September 2014

Disajikan Makanan dan Minuman Saat Ujian

Pada satu hari di Cambridge University selama ujian, ada seorang mahasiswa muda yang cerdas muncul dan meminta pengawas untuk membawakannya kue dan bir putih. Dialog berikut terjadi:

Pengawas: "Maaf, apa yang anda minta?"
Siswa: "Pak, saya meminta Anda membawa kepada saya kue dan bir putih."
Pengawas: "Maaf, tidak ada."
Siswa: "Pak, saya benar-benar harus bersikeras. Saya meminta dan mengharuskan Anda membawa saya kue dan bir putih."

Pada titik ini, sang mahasiswa memberikan salinan dari hukum yang berusia 400 tahun dari Cambridge, yang ditulis dalam bahasa Latin dan masih berlaku, dan menunjuk ke bagian yang berbunyi (kira-kira diterjemahkan): "Tuan-tuan yang duduk melakukan ujian dapat meminta dan disediakan kue dan bir putih."

Akhirnya Pepsi dan hamburger disajikan karena dinilai setara untuk dunia modern, dan sang mahasiswa duduk di sana, menulis jawaban ujian dan dengan bahagia sambil menyeruput minumannya.

Tiga minggu kemudian, mahasiswa itu didenda 5 Poundsterling karena tidak membawa pedang saat ujian.

Sent by: e-ketawa posted on 31 August 2014

Global Intermedia
Primbon dot Com