Kisah Kotak Besi

Seorang pria dan wanita muda menikah. Pada saat pernikahan mereka, sang suami melihat istrinya membawa kotak logam ukuran sedang dan memasukkannya di bagian atas lemari mereka.

Meskipun penasaran, istrinya menyuruhnya untuk tidak pernah melihat isi di dalamnya tidak peduli apapun keadaannya. Selama bertahun-tahun, ia melihat kotak logam itu di dalam lemari, tetapi tidak pernah mengintip ke dalamnya demi istrinya.

Suatu hari, sang istri mengalami stroke dan dilarikan ke rumah sakit. Ketika suami duduk berduka di rumah, ia memikirkan kotak besi itu, mengangkat kotak itu, dan segera membawanya ke rumah sakit tempat istrinya terbaring dengan kematiannya yang akan segera datang. Suami dengan cepat tiba di kamar rumah sakit dan memohon dia untuk mengijinkan dia untuk membuka kotak besi itu.

"Yah" kata istrinya, "Aku kira sekarang akan menjadi waktu yang tepat."

Suami menggeser kunci kotak besi itu dan mengintip ke dalam. Di satu sisi ada 2 buah boneka rajutan, dan di sisi lain, terkejut, ada uang 1 milyar rupiah!

"Sayang, sebelum kita menikah, ibu saya memberi saya kotak ini dan mengatakan kepada saya bahwa setiap kali aku marah padamu, aku harus pergi ke kamar tidur dan merajut sebuah boneka," kata istri.

Suami sangat senang dan bersyukur. Dia benar-benar tidak percaya istrinya hanya telah marah padanya dua kali!

"Itu luar biasa!" kata suami kepada istrinya. "Sayang, aku sangat bersyukur bahwa kamu hanya pernah marah padaku dua kali, tapi bagaimana di bumi ini kau bisa mendapatkan uang 1 milyar Rupiah?"

"Oh, Sayang" kata istri, "Itu uang yang aku dapatkan dari penjualan boneka..."

Sent by: e-ketawa posted on 17 December 2014

Pemberian dari Hewan

Guru: "Anak-anak, ayam memberikan aa?"
Siswa: "Telur!"
Guru: "Bagus. Sekarang sapi memberikan apa?"
Siswa: "Daging!"
Guru: "Luar biasa! Dan apa kambing memberikan?"
Siswa: "Pekerjaan rumah!"

Sent by: e-ketawa posted on 17 December 2014

Berbagi Kamar Kontrakan

Ada 4 orang mahasiswa pindah kontrakan dengan 2 kamar tidur. Nama mereka adalah Kevin, Paul, Budi, dan Jono. Tiga dari 4 mahasiswa itu dengan cepat menemukan bahwa Jono punya masalah mendengkur yang mengerikan. Tak seorang pun ingin sekamar dengan dia. Mereka sepakat untuk bergiliran.

Malam pertama giliran Kevin. Keesokan paginya, Kevin berjalan keluar ke ruang tamu, dengan mata berkaca-kaca dan merah. Paul dan Budi bertanya, "Apa yang terjadi?".

Kevin mengatakan, "Yah dia mendengkur begitu keras dan saya tidak bisa tidur sama sekali, jadi aku hanya duduk dan mengawasinya sepanjang malam."

Malam berikutnya, Paul sekamar dengan Jono. Keesokan paginya, matanya merah dan rambutnya berantakan. Dia mengatakan, "Jono mendengkur begitu keras tadi malam, alih-alih tidur aku duduk dan menatapnya sepanjang malam."

Malam 3 giliran Budi. Budi adalah mantan pemain sepak bola dengan berat sekitar 100 kilogram. Keesokan paginya, ia berjalan ke ruang tamu dengan mata segar dan muka cerah. Paul dan Kevin jelas terkejut, bertanya bagaimana Budi melewatkan malam.

Budi mengatakan, "Nah sebelum saya pergi tidur aku ke tempat tidur Jono dan memberinya ciuman selamat malam, dan bukannya tidur dia duduk dan mengawasi saya sepanjang malam."

Sent by: e-ketawa posted on 16 December 2014

Global Intermedia
Primbon dot Com