Dikira Nggak Mau Mengakui Bapaknya

Ali dan Budi adalah dua sahabat yang sangat dekat. Kemana-mana mereka selalu pergi berdua. Ke Mall berdua, ke kampus berdua, ke toilet juga berdua (tapi beda kloset).

Suatu hari mereka pergi ke salah satu Mall di Jakarta. Karena masih mahasiswa, mereka pergi naik bus umum. Siang itu udara cukup panas, sehingga keduanya hanya diam membisu sambil berharap cepat sampai tujuan.

Saat kondektur bus menagih ongkos, sambil membayar ongkos untuk mereka berdua Ali terlihat seperti ingat sesuatu. Melihat temannya kebingungan Budi pun menegurnya.

"Kenapa, li?"
"Aku sepertinya kenal sama kondektur tadi, kalo gak salah dia tetanggaku. Dan yang jadi supir bus itu orang tuanya"

"Oo, kirain apa sampe bingung gitu. Emang kamu ga yakin?, tanya aja orangnya langsung!"

Ali terdiam, tapi masih penasaran. Saat turun dari bus ali pun menuntaskan penasarnnya,

"Mas, Yang jadi supir bus itu bapaknya kan?"
"Bukan Mas" jawab kondektur .
"Masa sih? kamu tinggal di Jl.Mangga kan?"
"Iya, kenapa?"
"Kalau begitu benar, kamu tetangga saya. Dan supir itu bapakmu."
"Yee, nekat. Itu bukan Bapak Saya!"
"Lho, saya denger dari warga situ kamu narik bus sama orang tuamu sendiri.."
"Betul"
"Terus kenapa kamu ga mao ngakuin itu bapakmu?, malu ya? jangan gitu mas, gitu2 kan orang tuamu sendiri"
"Siapa yang malu?, dia itu bukan bapakku, tapi IBUKU!!!"

Sent by: Yuda Yulianto posted on 03 July 2005